





Arus kemajuan teknologi dan modernisasi telah menempatkan banyak warisan luhur Nusantara sampai di persimpangan jalan yang cenderung suram.
Keanggunan kain tenun Sumba dan keagungan rumah adat Karo memikul ancaman kepunahan yang mengkhawatirkan. Keduanya berhadapan dengan masalah regenerasi, bertarung dengan kepraktisan modern, hingga terancam hilangnya pengetahuan tradisional.
Namun, warisan budaya juga bisa dipertemukan dengan sains dan teknologi modern, bukan untuk semakin meminggirkannya. Melalui kacamata saintek dan riset unggulan, Universitas Kristen Maranatha menghadirkan paradigma baru dalam melihat warisan budaya dan kearifan lokal itu.
Di balik kerumitan jalinan benang dan ornamen kayu tradisional, para peneliti menemukan logika struktur yang presisi, mulai dari simetri, pola geometri, hingga rasio matematis yang telah dipraktikkan oleh para leluhur secara turun-temurun.
Riset unggulan ini membuktikan bahwa saintek modern bukanlah ancaman bagi tradisi, melainkan jembatan penyelamat menuju keberlanjutan.
Melalui pendekatan interdisipliner yang diusung oleh para akademisi UK Maranatha, pola-pola geometri dan filosofi mendalam dari warisan budaya Nusantara dikodekan, didigitalisasi, dan ditransformasikan secara adaptif.
Hasilnya bukan hanya pelestarian, melainkan lahirnya produk-produk inovasi kontemporer bernilai ekonomi tinggi, seperti elemen arsitektur interior modern, produk desain fungsional, hingga produk kriya kelas dunia yang relevan dengan kebutuhan pasar global.
Kami mengundang Anda untuk menjelajahi bagaimana warisan budaya dan kearifan lokal Nusantara dibaca ulang melalui sains dan teknologi modern, demi menjaga identitas bangsa sekaligus memantik lahirnya inovasi masa depan yang berkelanjutan.
